Memaparkan catatan dengan label halusinasi. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label halusinasi. Papar semua catatan

Selasa, 8 Oktober 2013

Kecamuk

Kecamuk sekelumit rasa
Kemelut merantai jiwa.

Tiap gelap malam
Tiap sirna siang.

Tak pernah beza
Cuma seiring sama.

Sabtu, 13 April 2013

Terima kasih kali SEJUTA!

Aku tak terkata
Lidahku berat berbicara
Kakiku menggeletar langkahnya
Mataku terus merenungnya
Debar dadaku bagai mahu pecah rasanya
Apabila kau di hadapanku!

Tidak kuduga kau masih mengenaliku
Tidak kusangka kau terus mengingatiku
Saat kuberitahu namaku
Dengan yakin kau menyebut namaku
Sungguh, kau kenaliku
Meski kuhanya wujud dalam alam mayamu.

Kau tak kekok melayanku
Malah kau hargaiku
Kau hargai usaha-usahaku
Kau terkejut aku sanggup datang dari jauh
Kau terkejut dengan semua yang kulakukan
Wajah penghargaanmu itulah yang sangat kusayangi
Wajah tulus & ikhlas itulah yang aku dambakan
Saat tangan kau & aku bersentuhan
Terasa hati kita berpadu
Terasa jiwa kita bersatu!

Sejuk tanganmu, sejuk lagi jariku
Dua kali bersalaman,
Yang pertama aku tak percaya
Yang kedua aku jatuh cinta!

Jatuh cinta kembali padamu
Dek senyum manismu
Dek sopan mesramu
Dek lakonan bersahajamu
Dek penghargaan tak terhinggamu
Hatiku langsung menjadi milikmu!

Berat kau izinkan kupulang
Berat lagi kakiku melangkah
Terima kasih kali buat segala-galanya
Penghargaanmu itu kuterima bangga
Pesananmu itu kupegang selamanya
Memori kita terus mekar
Takkan pernah layu
Takkan pernah pudar
Bahkan takkan lekang meski dijemuran masa
Takkan sesekali hilang dari ingatanku!

Semalam dalam sejarah hidupku
Pertemuan yang begitu menyentuh hatiku
Pertemuan yang mencandukan hatiku padamu
Kuharap ini bukan pertemuan terakhir untuk kita ..

Halusinasi dalam realiti

Bersusah-payah aku gigihkan
Berhempas-pulas aku usahakan
Bersama satu harapan halusinasiku
Untuk kubawa pulang risalah kegembiraan
Ternyata tak sia-sia
Jelas, amat berbaloi!

Saat pertama kali mataku terlihat kelibatmu
Mataku tercandu pada wajah idamanku
Terus tertancap tanpa sikit pun aku berpaling
Engkaukah itu?
Benarkah apa yang kulihat ini?

Mata telus ini terus mengekorimu
Ke kiri, ke kanan pentas gahmu
Terus memerhatikan setiap gerak-geri & riak wajahmu
Aku terpinga-pinga!
Masih tidak mempercayai kejujuran mata yang melihat!